BAB
I
PENDAHULUAN
1.1
Latar
Belakang Masalah
Tujuan wisata
terpopuler Indonesia yang terkenal hingga mancanegara menjadikan Pulau Bali
sebagai icon pariwisata Indonesia. Memiliki beraneka potensi pariwisata berupa
wisata pantai seperti pantai Kuta yang sangat terkenal dengan sunset dan
surfing, wisata alam, wisata seni dan budaya, juga wisata belanja seperti
kawasan Legian dan Seminyak. Pulau Bali juga dikenal sebagai Pulau Dewata,
Pulau Seribu Pura. Bagi para wisatawan, Pulau Bali adalah surga wisata yang
tiada duanya.
Kabupaten Gianyar
merupakan salah satu kabupaten dari 9 kabupaten yang ada di Provinsi Bali yang
kaya akan keanekaragaman seni, adat dan budaya yang masi tetap berkembang dan
lestari sampai saat ini, sehingga dikenal sebagai Kabupaten Seni. Gianyar
berbatasan dengan Kabupaten Badung dan
Kota Denpasar
disebelah Barat, Kabupaten Bangli
di sebelah Utara, Kabupaten Bangli dan Klungkung disebelah Timur serta selat
Badung dan Samudra Indonesia disebelah Selatan. Terdapat 12 buah sungai
melintasi wilayah Gianyar Sebagian besar air sungai dimanfaatkan sebagai
irigasi persawahan. Gianyar tidak memiliki gunung berapi.
Gianyar
memiliki 61 obyek wisata, sampai saat ini 17 yang telah berkembang dan sisanya
sangat potensial untuk dapat dikembangkan. Obyek-obyek wisata yang ada
diantaranya, 19 obyek peninggalan purbakala, wisata budaya, 7 obyek wisata bahari, 12
obyek alam, 5 obyek wisata rekreasi, 2 obyek wisata wana dan 1 obyek wisata
remaja. Keberadaan semua obyek tersebut hampir merata di 7 Kecamatan di
Kabupaten Gianyar. Selain itu Gianyar juga memiliki potensi seni budaya
diantaranya seni tari, seni musik / tabuh, seni lukis, seni suara maupun seni
karya. Gianyar memiliki segudang seniman yang terbesar di seluruh wilayah
Kabupaten Gianyar dengan dilengkapi stage yang dikelola sanggar – sanggar seni
maupun perorangan yang siap menyambut kedatangan wisatawan.
Kabupaten Gianyar
memiliki paling banyak aset museum diantara Kabupaten lainnya di Pulau Bali,
diantaranya Museum Arkeologi, Rudana, Neka, Antonio Blanco, Museum Lukisan
Ratna Warta, Arma, Museum Pendet dan Museum Runa Jewellery.
Kepariwisataan Gianyar
bermula pada tahun 1920-an saat Walter Spies seorang pelukis asing kelahiran
Jerman yang menetap di Ubud, di tepi sungai wos tepatnya di Campuhan Ubud. Nama
Walter Spies cukup melegenda di Bali. Kemasyuran nama Walter Spies telah
tertulis dalam buku “ Bali Pariwisata Budaya dan Budaya Pariwisata ” karya
penulis Perancis Michael Picard ( 2006 ) sempat diulas kiprah Walter Spies
sebagai salah satu Pioneer Pariwisata Bali selama menetap di Ubud. Spies
menetap belasan tahun di Bali, selama periode itu Spies menjadi orang yang
banyak mengetahui tentang Bali. Dia bahkan menjadi pemandu bagi para seniman,
penulis tokoh lainnya yang berkunjung ke Bali.
Kabupaten Gianyar memiliki
obyek wisata bahari yang sangat menarik untuk dikunjungi seperti Sungai Ayung
dengan wisata arung jeramnya, pantai-pantai yang membentang di selatan seperti
Pantai Lebih dengan nelayan tradisional dan wisata kuliner sate dan ikan
bakarnya, Pantai Keramas yang dengan ombaknya yang sangat cocok bagi wisatawan
yang senang surfing, Pantai Cucukan, Masceti, Lembeng dan lainnya. Untuk wisata
rekreasi, Kabupaten Gianyar memiliki Obyek Wisata Gajah di Desa Taro yang
merupakan Taman Wisata Gajah terbaik di Asia yang memberikan pelayanan standar
internasional dengan panorama desa Taro yang masih alami dan memikat. Disamping
itu juga ada Bali Bird Park yang terletak di desa Singapadu, Taman Reptil di
desa Singapadu serta yang terbaru adalah Bali Safari and Marine Park yang
terletak di desa Serongga yang merupakan Taman Safari terbesar di wilayah
Indonesia Timur dengan berbagai koleksi binatang buas dan mamalia yang
dibiarkan hisup bebas di habitat yang dirancang khusus sehingga pengunjung
seolah – olah ada di habitat aslinya.
1.2 Rumusan Masalah
1. Apakah
fasilitas yang tersedia di tempat wisata sudah sesuai bagi wisatawan?
2. Bagaimana
akses yang tersedia menuju objek wisata tersebut?
3. Apakah
yang menjadi daya tarik pada tiap-tiap objek wisata tersebut?
4. Bagaimana
kondisi sosial, ekonomi dan budaya masyarakat setempat?
1.3 Tujuan dan Manfaat Studi
1.3.1 Tujuan :
1. Mahasiswa mampu mengidentifikasi
potensi dan atraksi wisata daya tarik wisata alam serta buatan manusia.
2. Mahasiswa
mampu mengidentifikasi kondisi aksesbilitas daya tarik
berdasarkan karakteristik wisatanya.
3. Mahasiswa
mampu mengidentifikasi aktivitas dan fasilitas wisata yang sesuai
dengan jenis-jenis daya tarik yang
berkembang.
4. Mahasiswa
mampu mengumpulkan informasi mengenai kondisi social,
ekonomi, dan budaya masyarakat
sekitarnya.
1.3.2 Manfaat :
1. Bagi mahasiswa : Dapat memperluas wawasan tentang objek wisata yang dikunjungi
dan lebih tau lebih dalam tentang objek wisata tersebut.
2. Bagi pembaca : Dapat memberitahu pada orang yang membaca laporan ini
tentang bagaimana objek wisata tersebut dan apa saja yang ada didalam objek
wisata tersebut, selain itu juga dapat memperluas wawasan pembaca.
1.4.1 Objek
Studi
Objek yang dikunjungi dalam kegiatan
Field Trip ini adalah objek wisata yang ada di Kabupaten Gianyar diantaranya :
1. Bali
Bird Park
2. Bali
Safari&Marine Park
1.4.2
Lokasi dan Waktu Studi
Studi lapangan ini dilakukan pada hari Jumat, 23 Oktober 2015 dari pukul
06.30 –16.30 yang dilakukan pada dua tempat objek wisata di daerah Kabupaten
Gianyar, Bali yaitu :
1. Bali
Bird Park di Jalan Serma Cok Ngurah Gambir, Singapadu, Batubulan, Gianyar, Bali
2. Bali
Safari&Marine Park di Jalan Bypass Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, Km. 19,8 Gianyar,
Bali
1.4.3 Jenis Dan Sumber
Data
1.4.3.1
Jenis data yang digunakan untuk membuat
laporan ini adalah :
a.
Jenis Data Kualitatif : Data yang diperoleh berupa keterangan dalam
bentuk penjelasan, informasi yang diberikan oleh pemandu pada masing-masing
objek wisata yang dikunjungi.
b.
Jenis Data Kuantitatif : Data yang diperoleh dari hasil penelitian
berupa angka.
1.4.3.2
Sumber data yang digunakan untuk membuat
laporan ini adalah :
a.
Sumber Data Primer : Data yang diperoleh melalui pengamatan
langsung dari objek wisata melalui pengisian checklist.
b.
Sumber Data Sekunder : Data yang
diperoleh dari brosur atau iklan-iklan dan internet.
1.4.4 Instrumen
data
Instrumen studi yang digunakan dalam penelitian langsung di obyek wisata
yaitu menggunakan checklist. Dengan Checklist ini kita bisa mengetahui bagaimana
kondisi dan kualitas objek wisata tersebut.
1.4.5 Analis
Data
Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriftif yaitu dengan
cara menguraikan data yang didapat dari lapangan. Metode pengumpulan data yang
digunakan adalah:
1.
Wawancara
: Pengumpulan data dengan cara mengadakan tanya jawab langsung dengan petugas atau
karyawan yang diberikan wewenang untuk memberikan arahan atau data yang diperlukan
ditempat objek wisata tersebut.
2.
Observasi : Pengumpulan
data dengan mengadakan pengamatan secara langsung terhadap objek yang diteliti
dan langsung mengelilingi objek wisata yang dikunjungi tersebut.
BAB
II
GAMBARAN
UMUM
2.1 Bali Bird Park
Salah satu tempat wisata alam di
Bali yang banyak dikunjungi adalah Bali Bird Park. Bali Bird Park
berlokasi di Jalan Serma Cok Ngurah Gambir, Desa Singapadu, Gianyar. Waktu
tempuh perjalanan hanya 45 menit dari pusat keramaian. Bali Bird Park itu
menyajikan bentuk wisata yang berbeda bagi para wisatawan, baik lokal maupun
asing.
Objek wisata Bali Bird Park ini memiliki sekitar 1000 ekor
satwa unggas dari 250 spesies, dengan luas 2,5 hektar, anda bisa melihat cara
pengembangbiakan satwa unggas ini, dari mulai bertelur sampai menetas. Untuk
kenangan anda berkunjung ke tempat rekreasi tersebut anda bisa berfoto bersama
burung-burung cantik juga eksotik.
Wisatawan yang berkunjung setiap hari mencapai 300 – 400
orang. Apalagi saat musim liburan sekolah dan hari raya, wisatawan yang akan
berkunjung akan semakin membludak. Pengunjung bisa melihat perkembangbiakan
burung mulai dari bertelur hingga menetas, dan memberi makan burung burung yang
indah mempesona. Wisata ini lebih bersifat ke dunia pendidikan bagi anak-anak.
Mereka akan mengenal bagaimana menyayangi binatang, menjaga kelestarian alam,
dan menjaga burung burung yang langka agar tidak punah habitatnya.Anak-anak sangat disarankan untuk mengunjungi Bali Bird Park
karena sangat berguna untuk pendidikan bagi anak-anak. Pada gambar 2.1.1
dibawah ini menunjukkan peta menuju Bali Bird Park.
|
|
Gambar 2.1.1 ini menunjukkan peta menuju Bali Bird Park.
2.1.1 Letak Geografis
Bali Bird Park merupakan sebuah objek wisata alam yang berupa tempat
wisata yang sudah banyak dikenal oleh banyak wisatawan domestik maupun
international yang terletak dikawasan desa Singapadu, Gianyar , Bali. Jarak Bali
Bird Park dari kabupaten kecamatan sekitar 2,3 km, dari ibukota kabupaten 16
km, dari ibukota provinsi 12, dari bandara udara 26 km dan dari pelabuhan laut
38 km, adapun akomodasi terdekat dari objek wisata ini jaraknya sekitar 2 km.
Secara administratif, objek wisata ini berbatasan dengan desa Lodtunduh disebelah
utara, desa Penatih disebelah barat, desa Batubulan disebelah selatan, dan
disebelah timur berbatasan dengan desa Sukawati. Ditinjau dari batas alamnya, di sebelah utaranya terdapat tanah
kosong, di sebelah baratnya adalah pemukiman warga, dan disebelah timur dan
selatan terdapat areal persawahan dan sungai. Pada gambar 2.1.1.1 ini
menunjukkan pintu masuk Bali Bird Park.
|
Sumber: Hasil Observasi ,
2015
|
Gambar 2.1.1.1 menunjukkan pintu masuk menuju Bali
Bird Park.
1.1.2 Kondisi
Fisik Alamiah
Bali Bird Park memiliki ketinggian rata di atas permukaan laut sekitar 95
mDPL. Konfigurasi umum lahan disana adalah dataran dan jenis material tanah
yang digunakan adalah gambut. Beberapa bagian memiliki ground cover berupa
rumput, batu sikat, dan ada juga yang diaspal. Tempat ini memiliki temperature
udara yang rata rata tahunannya berkisar 26oC sedangkan temperature
udara pada maksimum tahunan adalah 29oC dan minimum tahunan berkisar
23oC. Curah hujan rata rata di objek wisata ini berkisar 2085 mm. Kondisi
lingkungan di daerah ini baik dan kebersihan juga baik karena dijaga dan
tertata dengan rapi oleh petugas kebersihan objek wisata Bali Bird park
tersebut. Objek wisata ini memiliki bentang alam yang baik karena adanya
pemeliharaan, namun visability nya agak sedikit terhalang karna banyak ada
pepohonan. Tingkat kebisingan objek wisata ini tergolong sedang karena
diseluruh kawasan objek ini terdapat banyak sekali ada burung dan hewan lain,
sehingga suara suara hewan tersebut lah yang membuat tingkat kebisingan disini
tidak begitu sunyi dan juga sedang ada perbaikan sehingga menimbulkan banyak
suara, dilain hal rambu iklan di objek wisata ini bisa dibilang sedikit yang
hanya berupa rambu iklan yang berisikan iklan iklan yang menjual/ promosi
tentang Bali Bird Park dan juga rambu berupa pengumuman event-event. Di objek
wisata ini tidak ada vandalisme. Ada pencemaran bau diobjek ini, yaitu berupa
bau kotoran burung dan hewan lain nya diareal kandang hewan-hewan tersebut, ada
juga pencemaran sampah yang berupa daun yang jatuh dari pohon, namun tidak ada
pencemaran udara maupun pencemaran air.
2.1.3 Karakteristik Sosio-Ekonomi-Budaya
Sebagian besar mata pencaharian penduduk di sekitar daerah ini adalah
sebagai pegawai swasta dan pedagang dengan penghasilan utamanya adalah di
dapatkan dari hasil pekerjaannya di Bali Bird Park dan juga mereka memiliki
penghasilan sampingan yaitu didapatkan dari hasil menyewakan transportasi,
menyewakan kamar/kos-kosan, dan membuka warung di dekat Bali Bird Park. Rata
rata jenis mata pencaharian di daerah ini berhubungan dengan pariwisata.
2.1.4 Kondisi
Prasarana Penunjang
Untuk prasarana di objek wisata Bali
Bird Park ini bisa dikatakan cukup menunjang. Terbukti dengan adanya sumber
daya air yang memadai yang bersumber dari air bawah tanah dengan kualitas air
yang jernih dan tidak berbau. Sebagai alat penerangan dan alat alat elektronik
penunjang kegiatan wisata di daerah ini, listriknya bersumber dari PLN dengan voltage
220 volt yang pendistribusiannya dilakukan dengan baik, ada juga generator yang
digunakan saat terjadi nya gangguan listrik. Sistem komunikasi yang ada di
daerah wisata ini juga cukup terjaga dengan adanya saluran telephone dan juga
telegraf/fax, dan tersedia juga internet.
2.2 Bali Safari&Marine Park
Bali Safari &
Marine Park disebut juga dengan nama Taman Safari Bali. Objek wisata Taman
Safari Bali ini menyediakan tempat bagi satwa liar di habitat aslinya, yang
dibangun dengan perpaduan kebudayaan masyarakat Bali dan cocok untuk dikunjungi
untuk segala usia. Saat berkunjung, anak-anak maupun org dewasa dapat menikmati
beberapa pertunjukan antara lain, pertunjukan satwa dan pengetahuan tentang
satwa di panggung Hanuman, atraksi gajah di kampung gajah yang terdapat museum
gajah, wisata naik gajah, dan warung gajah.
Selain itu ada juga atraksi mandi gajah di
taman Ganesha yang memiiki patung Ganesha setinggi 9 meter, merupakan pintu
masuk menuju Bali Teater. Tempat permandian air suci juga terdapat disini yang
disebut Tirta Sulasih. Berbagai barang kerajinan khas Bali dan aksesoris
berbentuk binatang banyak dijual di areal pertokoan yang dikenal dengan nama
Peken Bali. Setiap hari diadakan kelas menari Bali dan memainkan alat
musik gambelan Bali di Bale Banjar.
Jika ingin bermalam, wisatawan juga
disediakan penginapan di Mara River Safari Lodge. Pada malam hari pengunjung
dapat melihat satwa liar yang berkeliaran di habitatnya. Ada juga restoran yang
menyediakan berbagai macam makanan dan minuman.
Fasilitas bermain juga terdapat dikawasan
Fun Zone untuk anak-anak berusia maksimal 10 tahun. Arena bermain yang
disediakan seperti Mary Go Round, Clumbing Car, Go Go Bouncer dengan tarif 10
ribu untuk sekali main. Pengunjung juga dapat menunggang unta dengan tarif 20
ribu, naik gajah keliling dengan tarif 100 ribu, memberi makan gajah, dan
berfoto dengan satwa langka dengan membayar 20 ribu untuk satu kali foto. Pada
gambar 2.2.1 dibawah ini menunjukkan salah satu wahana permainan yang ada di
Fun Zone.
|
Sumber: Hasil
Observasi, 2015
|
Pada gambar 2.2.1
menunjukkan salah satu wahana permainan yang ada di Fun Zone.
Taman Safari Bali ini dimiliki dan dikelola
oleh Taman Safari Indonesia. Taman Safari Indonesia memang terkenal ahli dalam
konservasi binatang dan terkenal dalam menyelenggarakan eksebisi serta
pertunjukan binatang. Taman Safari Indonesia memiliki pengalaman lebih dari 20
tahun dalam hal penyediaan wahana taman safari, pengalaman ini membuat Taman
Safari Bali menjadi salah satu taman safari terbaik di Indonesia dan menjadi
tempat wisata untuk anak di Bali dan liburan keluarga terbaik di pulau dewata.
Ada berbagai jenis satwa langka yang berasal
dari 3 negara yaitu Indonesia, India dan Afrika. Terdiri dari 60 species dan
400 ekor satwa langka yang berasal dari Indonesia misalnya Jalak Putih, Burung
Hantu, Tapir, Buaya, Babi Rusa dan Harimau Sumatra. Dari Negara India antara
lain Rusa Tutul, Beruang Himalaya, Nilgai dan Black Buck. Satwa langka dari
Afrika juga tidak ketinggalan seperti Kuda Nil, Burung Unta, Singa, Babbon,
Zebra dan Blue Wildebeest.
Kawasan Bali Safari&Marine Park ini
dibangun diatas areal seluas 40 hektar. Merupakan salah satu dari 3 kebun
binatang yang ada di Indonesia. Terletak di tiga desa di Kabupaten Gianyar Bali. Yaitu Desa
Lebih, Desa Serongga dan Desa Medahan. Jaraknya sekitar 1 jam dari bandara
Ngurah Rai, dengan melintasi jalan By Pass Ngurah Rai dan By Pass Prof Ida
Bagus Mantra. Lokasi dari Taman Safari Bali benar-benar strategis, mudah
di akses dan sangat jarang terjadi kemacetan.
Selain sebagai daerah tujuan wisata menarik
di Bali, Bali Safari Marine Park juga dijadikan tempat pengembangbiakan bagi
satwa yang terancam punah. Harimau Putih dari India yang sangat langka sedang
dicoba dikembangbiakkan agar terjaga keberadaannya.
2.2.1 Letak Geografis
Taman Safari ini merupakan cabang ketiga yang ada di Indonesia, yang
terletak di Jalan Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, Km.19,8 Gianyar, Bali dengan
batas administrasi disebelah utaranya terdapat desa Serongga, disebelah barat
berbatasan dengan desa Medahan, disebelah selatan nya berbatasan dengan desa
Cucukan, dan disebelah timurnya yaitu desa Lebih. Sedangkan untuk batas alamnya
di sebelah selatan terdapat pantai dan di sebelah utara, barat dan timur
terdapat pemukiman warga saja. Objek wisata ini memiliki luas 40 Ha. Jarak nya dari
ibukota kecamatan adalah 7 km, dari ibukota kabupaten 7,5 km, dari ibukota
provinsi berkisar 25 km, dari bandara udara 32 km diukur dari Bandara Ngurah
Rai dan dari pelabuhan laut 22 km diukur dari Pelabuhan Benoa, terdapat juga
akomodasi terdekat jaraknya sekitar 0,5 km . Pada gambar 2.2.1.1 dibawah ini
menunjukkan peta menuju Bali Safari&Marine Park.
|
Sumber: Brosur
Bali Safari&Marine Park, 2015
|
Gambar 2.2.1.1 menunjukkan Peta menuju Bali
Safari&Marine Park.
2.2.2 Kondisi
Fisik Alamiah
Ketinggian rata di atas permukaan laut adalah sekitar 97 mDPL, dengan
konfigurasi umum lahan berupa dataran dan jenis material tanah yang digunakan berupa
gambut. Tempat ini memiliki temperature udara yang rata rata tahunannya
berkisar 30oC sedangkan temperature udara pada maksimum tahunan dan
minimum tahunan berkisar antara 32 oC dan 27 oC. Curah
hujan rata rata di objek wisata ini berkisar 1030 mm. Kondisi lingkungan dan
kebersihan/sanitasi di wilayah wisata ini tidak begitu baik, karena ada kotoran
hewan yang tersebar dibeberapa areal dekat tempat tinggal masing-masing hewan.
Bentang alam nya pun tidak cukup baik. Visability nya terhalang ditutupi oleh
pepohonan. Tingkat kebisingannya sedang karena ada banyak suara hewan yang ada
disana dan juga suara yang berasal dari event-event. Terjadi pencemaan bau
dilokasi ini tepatnya disekitar kandang gajah maupun tempat tinggal hewan lain
nya. Objek wisata ini memiliki sedikit rambu iklan yang bertujuan untuk
menginformasikan wisatawan tentang objek ini dan jadwal pertunjukkan. Tempat
ini sangat terjaga dari vandalisme sehingga tidak ada vandalisme disini. Tidak
ada pencemaran sampah maupun pencemaran air, namun terdapat pencemaran udara
yang membawa bau bau kotoran hewan ke udara.
2.2.3 Karakteristik
Sosio-Ekonomi-Budaya
Sebagian besar masyarakat sekitarnya berprofesi sebagai pegawai di Bali
Safari&Marine Park ini, namun banyak juga yang berprofesi sebagai pedagang
dan petani yang memiliki penghasilan utama nya adalah padi.
2.2.4 Kondisi Prasarana Penunjang
Sumber daya air untuk melengkapi kebutuhan air di Bali Safari&Marine
Park yang bersumber dari PAM dengan kualitass air yang jernih dan memiliki rasa
yang tawar dan tidak berbau. Sumber daya listrik yang digunakan bersumber dari
PLN dengan voltage sebesar 220 volt dengan distribusi yang baik. Selain dari
PLN listrik yang digunakan juga bersumber dari generator namun pemakaiannya
hanya digunakan saat sumber daya listrik dari PLN padam. Sistem telekomunikasi
yang ada di kawasan wisata ini berupa jaringan telepon, fax/telegraf, ada juga
pos dan giro dan juga internet.
BAB
III
IDENTIFIKASI
DAYA TARIK WISATA
3.1 Bali Bird Park
Pada gambar 3.1.1
dibawah menunjukkan mahasiswa yang sedang berfoto di depan kawasan burung
Merak.
|
Pada gambar 3.1.1
menunjukkan mahasiswa yang sedang berfoto di depan kawasan burung Merak.
3.1.1
Atraksi Wisata
Bali Bird Park adalah atraksi wisata sekaligus tempat penangkaran
berbagai jenis spesies burung di Indonesia maupun mancanegara. Berdiri sejak
Oktober 1995, kebun binatang ini memiliki luas sekitar 2 hektare dengan koleksi
sekitar 1000 satwa jenis unggas
yang berasal dari 250 spesies dan sejumlah besar adalah langka dan dilindungi, salah satunya adalah ikon Bali, Jalak Bali.
Burung khas Papua
yaitu Burung Cendrawasih, Burung Elang and Burung Rajawali,
burung koleksi dari Amerika Selatan seperti Makaw dan Toucan, dan juga Burung Beo dan lainnya yang
berasal dari Afrika.
Pemandangan dalamnya ditata menyerupai provinsi di Indonesia lengkap dengan hewan
khas, tumbuhan, dan rumah adat seperi rumah Toraja, ada juga
ruang untuk daerah lain seperti Sumatera, Borneo, Jawa, dan Amerika selatan. Terlihat pula dari dalamnya
lapangan hijau di mana burung-burung berlarian dan beterbangan seperti Kakatua, dan
beberapa lagi seperti burung pelican dan bangau
berenang-renang atau berjalan mengitari kolam yang terletak di tengah-tengah
taman.Tidak hanya itu, 2000 jenis tanaman tropis termasuk 50 jenis tanaman palem dengan
keramaian kupu-kupu
juga melengkapi taman burung ini. Pengunjung
taman burung berasal dari domestik dan non domestik; dengan Rusia sebanyak 30%
dan Eropa, Asia, Australia,
ditambah Indonesia sejumlah 40%.
Bali Bird Park memiliki program tersendiri
di setiap harinya antara lain Bali
Rainforest yang berisi petualangan menyaksikan aneka burung dari
Indonesia beterbangan, Basic instinct
yang menampilkan aksi burung pemangsa berburu mulai dari elang, falkon, dan
burung hantu. Ditambah lagi wahana Guyu-guyu
Corner di mana para pengunjung dengan bebas bersentuhan dengan para
burung kakak tua untuk berfoto-foto, Feed
the Lory, Papua Rain Forest
Feeding, Meet the Birdstar
di mana akan ditampilkan burung langka sejenis beo hitam bernama Kakatua
Raja dan burung Julang Emas, Feed the Pelican, The Komodo Experience yaitu kumpulan
reptil dari Asia Tenggara seperti Komodo, ular piton, dan berbagai macam
spesies kadal, dan bioskop empat dimensi.
Tidak hanya menikmati keindahan dan
bercengkrama dengan burung-burung, para pengunjung juga dapat melihat
pengembangbiakkan burung-burung, saat para burung itu diberi makan, dan berfoto
bersama dengan burung-burung yang dilepas bebas.
3.1.2
Aksesibilitas
Kelas
jalan raya di Bali Bird park ini adalah kelas jalan Kabupaten dengan panjang
jalan sekitar 9 km, dan lebar nya sekitar 7 km, dengan kualitas jalan yang
baik. Kelas jalan aksesnya adalah perkotaan dengan panjang dan lebar jalannya
adalah 6 km dan 8 km, dengan kualitas jalan yang baik. Terminal bus/taxi letaknya
adalah diterminal Batu Bulan, dengan jarak sekitar 2 km. Tempat parkirnya
memiliki luas sekitar 200 m2 , dapat menampung 60 bus, 10 mobil dan 20 motor
dengan lapisan permukaan aspal dan kondisi yang baik. Jenis transportasi yang
sering berkunjung adalah bus pariwisata dan juga kendaraan pribadi.
3.1.3
Fasilitas Wisata
Bali Bird Park tidak menyedikan
akomodasi namun menyediakan restoran dengan kapasitas 100 orang saja , ada 2
restoran yang terletak didalam areal Bali Bird Park dengan kondisi yang baik .
Terdapat 1 toko cinderamata dengan kondisi yang baik terletak dibagian depan
Bali Bird Park dekat dengan gate in. Terdapat 1 pintu yaitu di depan. Tidak
lupa dengan toilet , terdapat 4 buah toilet yang tersebar di areal dengan
kondisi bangunan yang baik dan kebersihan nya pun terjaga dengan sangat baik. Objek
wisata ini tidak memiliki tempat penitipan barang namun menyediakan arena
permainan anak. Selain itu Bali Bird Park juga memiliki pos PPPK dengan
kelengkapan obat yang cukup lengkap dan kondisi bangunan yang baik dan juga
kebersihan yang terjaga dengan baik. Objek ini memiliki 2 pos kesatuan keamanan
yang terdapat didepan pintu masuk, tidak lupa juga dengan tempat beribadah yang
disediakan adalah Pura dan Musholla.
3.1.4 Pengelola
Status tanah adalah tanah swasta yang
dikelola oleh 1 orang Indonesia dan 1 orang asing yang berasal dari Australia, yang
digunakan untuk pariwisata.
3.1.5 Aktivitas
Wisata
Disini kita dapat menghabiskan waktu
luang dengan berkeliling menikmati
keindahan
beraneka jenis burung yang terdapat di Bali Bird Park ini dan menikmati
keindahan suara yang dihasilkan dari beraneka ragam jenis burung. Kita juga
dapat menyaksikan bagaimana mereka hidup di habitatnya serta berada dekat
dengan kehidupan burung yang termasuk langka di dunia. Jalur dan jembatan yang
diukir melalui dedaunan lebat di mana hanya sinar matahari disaring berhasil
menembus kanopi hijau. Beberapa titik pandang diposisikan secara strategis
untuk menangkap sekilas burung terbang bebas seperti mereka mengikuti naluri
kelangsungan hidup mereka mencari makan, bersarang dan kawin. Selain itu kita
juga dapat menonton beberapa pertunjukkan burung dan juga menonton Avian 4D
Theater, yang menceritakan tentang bagaimana kehidupan burung. Pada gambar
3.1.5.1 dibawah ini menunjukkan bagaimana kondisi di dalam ruangan teater 4D.
|
Sumber: Hasil Observasi ,
2015
|
Pada
gambar 3.1.5.1 menunjukkan bagaimana kondisi di dalam ruangan teater 4D.
3.2
Bali
Safari&Marine Park
Pada Gambar 3.2.1 dibawah menunjukkan suasana dalam areal Bali
Safari&Marine Park.
|
Sumber: Hasil Observasi ,
2015
|
Pada Gambar 3.2.1 dibawah
menunjukkan suasana dalam areal Bali Safari&Marine Park.
3.2.1 Atraksi
Wisata
Banyak sekali terdapat atraksi wisata di objek ini yaitu kita bisa
melihat keliling keliling bali safari ini dengan menggunakan bis khusus di Bali
safari , disitu kita bisa melihat berbagai macam hewan hewan yang ada di
Indonesia maupun di International. Selain itu juga dapat menyaksikan
pertunjukkan Bali Agung yang sangat menakjubkan. Selain itu kita juga dapat
menonton atraksi gajah, juga terdapat Fun Zone yaitu tempat bermain dengan
berbagai wahana yang cukup menantang dan menguji adrenalin, dan masih banyak
lagi atraksi wisata diobjek wisata ini. Pada gambar 3.2.1.1 dibawah ini
menunjukkan bis khusus yang di miliki Bali Safari&Marine Park untuk
berkeliling.
|
|
Pada gambar 3.2.1.1 ini menunjukkan
bis khusus yang di miliki Bali Safari&Marine Park untuk berkeliling.
3.2.2 Aksesibilitas
Kualitas jalan raya, jalan akses, jalan setapak nya memiliki kualitas
yang baik. Terminal bus/taxi terletak di depan pintu masuk dengan jarak sekitar
0,5 km. Tempat parkir di Bali Safari&Marine Park memiliki luas sekitar 1000
m2 dan dapat menampung 30 bus , 200 mobil dan 300 motor dengan lapisan
permukaan aspal dan kondisi yang baik.
3.2.3 Fasilitas
Wisata
Pihak pengelola dari Bali
Safari&Marine Park ini menyediakan fasilitas yang memadai untuk menunjang
kegiatan wisata ditempat tersebut. Bagi pengunjung yang merasa lapar setelah
menikmati suasana dan lelah bermain wahana yang ada didalam areal, pengunjung dapat
membeli makanan di restoran yang ada di dalam areal, keistimewaan restoran nya
adalah sambil menikmati makanan , pengunjung juga dapat melihat hewan hewan
yang ada di luar restoran secara langsung. Jika pengunjung ingin membeli
oleh-oleh khas Bali Safari&Marine Park , pengunjung dapat membeli beberapa
cinderamata di kios cinderamata yang disediakan, Bali Safari&Marine Park
menyediakan 5 toko cinderamata yang tersebar luas di dalam areal. Selain itu
bagi pengunjung yang ingin menginap ditempat tersebut juga bisa, karena sudah
disediakan hotel didalam areal yang dengan fasilitas nya yang lengkap ,
kelebihan hotel disitu adalah pengunjung dapat dimanjakan dengan melihat
berbagai hewan di seberang hotel secara langsung. Toilet yang disediakan disini
ada 7 buah toilet yang tersebar luas didalam areal. Bagi pengunjung yang
membawa anak dan anaknya ingin bermain , disini juga menyediakan tempat
permainan anak. Selain itu juga disediakan pos PPPK dengan kelengkapan obat
yang baik atau bisa dibilang lengkap dengan kebersihan yang terjaga baik.
3.2.4 Pengelola
Bali Safari&Marine Park dikelola oleh pihak swasta yang bekerja sama
dengan BKSDA.
3.2.5 Aktivitas
Wisata
Aktivitas yang dapat
dilakukan di dalam objek wisata ini pengunjung dapat menikmati beberapa
pertunjukan antara lain, pertunjukan satwa dan pengetahuan tentang satwa di
panggung Hanuman, atraksi gajah di kampung gajah yang terdapat di museum gajah,
wisata naik gajah, aktivitas lain nya yang dapat dilakukan adalah bermain
dikawasan Fun Zone untuk anak-anak berusia maksimal 10 tahun. Arena bermain
yang disediakan seperti Mary Go Round, Clumbing Car, Go Go Bouncer dengan tarif
10 ribu untuk sekali main. Pengunjung juga dapat menunggang unta dengan tarif
20 ribu, naik gajah keliling dengan tarif 100 ribu, memberi makan gajah, dan
berfoto dengan satwa langka dengan membayar 20 ribu untuk satu kali foto.
BAB
IV
PENUTUP
4.1 Simpulan
Bali Bird
Park adalah salah satu tempat wisata alam di Bali yang banyak dikunjungi
adalah Taman Burung Bali di Singapadu, Gianyar. Taman Burung Bali atau
Bali Bird Park berlokasi di Jalan Serma Cok Ngurah Gambir, Desa Singapadu,
Gianyar. Objek
wisata Bali Bird Park ini memiliki sekitar 1000 ekor satwa unggas dari 250
spesies, dengan luas 2,5 hektar. Untuk kenangan anda berkunjung ke tempat rekreasi
tersebut anda bisa berfoto bersama burung-burung cantik juga eksotik.
4.1.2
Bali Safari&Marine Park
Bali Safari&Marine Park merupakan Taman Safari yang terkenal ahli
dalam konservasi binatang dan terkenal dalam menyelenggarakan eksebisi serta
pertunjukan binatang.
Bali
Bird Park adalah objek wisata yang sudah banyak dikenal oleh banyak orang
diluar sana, maka dari itu kita harus tetap menjaga keindahan dan kebersihan
nya agar tetap menjadi objek wisata yang tetap banyak menerima wisatawan.
4.2.2 Bali Safari&Marine Park
Bali Safari&Marine Park sudah memiliki tingkat keamanan yang baik,
namun perlu diingat didalam Fun Zone setiap water slide yang ada perlu tetap
dijaga dan diamati apakah masih layak untuk digunakan atau tidak karena setiap
water slide mungkin saja bisa terjadi kerusakan kerusakan kecil yang tidak
disadari sehingga menimbulkan hal hal yang membahayakan bagi pengunjung.
DAFTAR PUSTAKA
Brosur
Bali Bird Park
Brosur
Bali Safari&Marine Park
Informasi
hasil wawancara
Tidak ada komentar:
Posting Komentar