Sabtu, 26 November 2016

FIELDTRIP KABUPATEN GIANYAR - BALI

BAB I
PENDAHULUAN

1.1   Latar Belakang Masalah
       Tujuan wisata terpopuler Indonesia yang terkenal hingga mancanegara menjadikan Pulau Bali sebagai icon pariwisata Indonesia. Memiliki beraneka potensi pariwisata berupa wisata pantai seperti pantai Kuta yang sangat terkenal dengan sunset dan surfing, wisata alam, wisata seni dan budaya, juga wisata belanja seperti kawasan Legian dan Seminyak. Pulau Bali juga dikenal sebagai Pulau Dewata, Pulau Seribu Pura. Bagi para wisatawan, Pulau Bali adalah surga wisata yang tiada duanya.
Kabupaten Gianyar merupakan salah satu kabupaten dari 9 kabupaten yang ada di Provinsi Bali yang kaya akan keanekaragaman seni, adat dan budaya yang masi tetap berkembang dan lestari sampai saat ini, sehingga dikenal sebagai Kabupaten Seni. Gianyar berbatasan dengan Kabupaten Badung dan Kota Denpasar disebelah Barat, Kabupaten Bangli di sebelah Utara, Kabupaten Bangli dan Klungkung disebelah Timur serta selat Badung dan Samudra Indonesia disebelah Selatan. Terdapat 12 buah sungai melintasi wilayah Gianyar Sebagian besar air sungai dimanfaatkan sebagai irigasi persawahan. Gianyar tidak memiliki gunung berapi.

Gianyar memiliki 61 obyek wisata, sampai saat ini 17 yang telah berkembang dan sisanya sangat potensial untuk dapat dikembangkan. Obyek-obyek wisata yang ada diantaranya, 19 obyek peninggalan purbakala, wisata budaya, 7 obyek wisata bahari, 12 obyek alam, 5 obyek wisata rekreasi, 2 obyek wisata wana dan 1 obyek wisata remaja. Keberadaan semua obyek tersebut hampir merata di 7 Kecamatan di Kabupaten Gianyar. Selain itu Gianyar juga memiliki potensi seni budaya diantaranya seni tari, seni musik / tabuh, seni lukis, seni suara maupun seni karya. Gianyar memiliki segudang seniman yang terbesar di seluruh wilayah Kabupaten Gianyar dengan dilengkapi stage yang dikelola sanggar – sanggar seni maupun perorangan yang siap menyambut kedatangan wisatawan.
Kabupaten Gianyar memiliki paling banyak aset museum diantara Kabupaten lainnya di Pulau Bali, diantaranya Museum Arkeologi, Rudana, Neka, Antonio Blanco, Museum Lukisan Ratna Warta, Arma, Museum Pendet dan Museum Runa Jewellery.
Kepariwisataan Gianyar bermula pada tahun 1920-an saat Walter Spies seorang pelukis asing kelahiran Jerman yang menetap di Ubud, di tepi sungai wos tepatnya di Campuhan Ubud. Nama Walter Spies cukup melegenda di Bali. Kemasyuran nama Walter Spies telah tertulis dalam buku “ Bali Pariwisata Budaya dan Budaya Pariwisata ” karya penulis Perancis Michael Picard ( 2006 ) sempat diulas kiprah Walter Spies sebagai salah satu Pioneer Pariwisata Bali selama menetap di Ubud. Spies menetap belasan tahun di Bali, selama periode itu Spies menjadi orang yang banyak mengetahui tentang Bali. Dia bahkan menjadi pemandu bagi para seniman, penulis tokoh lainnya yang berkunjung ke Bali.
Kabupaten Gianyar memiliki obyek wisata bahari yang sangat menarik untuk dikunjungi seperti Sungai Ayung dengan wisata arung jeramnya, pantai-pantai yang membentang di selatan seperti Pantai Lebih dengan nelayan tradisional dan wisata kuliner sate dan ikan bakarnya, Pantai Keramas yang dengan ombaknya yang sangat cocok bagi wisatawan yang senang surfing, Pantai Cucukan, Masceti, Lembeng dan lainnya. Untuk wisata rekreasi, Kabupaten Gianyar memiliki Obyek Wisata Gajah di Desa Taro yang merupakan Taman Wisata Gajah terbaik di Asia yang memberikan pelayanan standar internasional dengan panorama desa Taro yang masih alami dan memikat. Disamping itu juga ada Bali Bird Park yang terletak di desa Singapadu, Taman Reptil di desa Singapadu serta yang terbaru adalah Bali Safari and Marine Park yang terletak di desa Serongga yang merupakan Taman Safari terbesar di wilayah Indonesia Timur dengan berbagai koleksi binatang buas dan mamalia yang dibiarkan hisup bebas di habitat yang dirancang khusus sehingga pengunjung seolah – olah ada di habitat aslinya.
1.2  Rumusan Masalah
1.       Apakah fasilitas yang tersedia di tempat wisata sudah sesuai bagi wisatawan?
2.       Bagaimana akses yang tersedia menuju objek wisata tersebut?
3.       Apakah yang menjadi daya tarik pada tiap-tiap objek wisata tersebut?
4.       Bagaimana kondisi sosial, ekonomi dan budaya masyarakat setempat?
1.3  Tujuan dan Manfaat Studi
1.3.1 Tujuan    :
1. Mahasiswa mampu mengidentifikasi potensi dan atraksi wisata daya tarik wisata alam serta buatan manusia.
2.   Mahasiswa mampu mengidentifikasi kondisi aksesbilitas daya tarik
berdasarkan karakteristik wisatanya.
3.   Mahasiswa mampu mengidentifikasi aktivitas dan fasilitas wisata yang sesuai
dengan jenis-jenis daya tarik yang berkembang.
4.   Mahasiswa mampu mengumpulkan informasi mengenai kondisi social,
ekonomi, dan budaya masyarakat sekitarnya.
1.3.2 Manfaat  :
1. Bagi mahasiswa      : Dapat memperluas wawasan tentang objek wisata yang dikunjungi dan lebih tau lebih dalam tentang objek wisata tersebut.
2. Bagi pembaca          : Dapat memberitahu pada orang yang membaca laporan ini tentang bagaimana objek wisata tersebut dan apa saja yang ada didalam objek wisata tersebut, selain itu juga dapat memperluas wawasan pembaca.
1.4  Metodologi Studi
1.4.1  Objek Studi
       Objek yang dikunjungi dalam kegiatan Field Trip ini adalah objek wisata yang ada di Kabupaten Gianyar diantaranya     :
1.      Bali Bird Park
2.      Bali Safari&Marine Park

1.4.2  Lokasi dan Waktu Studi

       Studi lapangan ini dilakukan pada hari Jumat, 23 Oktober 2015 dari pukul 06.30 –16.30 yang dilakukan pada dua tempat objek wisata di daerah Kabupaten Gianyar, Bali yaitu       :
1.      Bali Bird Park di Jalan Serma Cok Ngurah Gambir, Singapadu, Batubulan, Gianyar, Bali
2.      Bali Safari&Marine Park di Jalan Bypass Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, Km. 19,8 Gianyar, Bali

1.4.3  Jenis Dan Sumber Data

1.4.3.1  Jenis data yang digunakan untuk membuat laporan ini adalah           :
a.       Jenis Data Kualitatif   : Data yang diperoleh berupa keterangan dalam bentuk penjelasan, informasi yang diberikan oleh pemandu pada masing-masing objek wisata yang dikunjungi.
b.      Jenis Data Kuantitatif : Data yang diperoleh dari hasil penelitian berupa angka.
1.4.3.2  Sumber data yang digunakan untuk membuat laporan ini adalah      :
a.       Sumber Data Primer    : Data yang diperoleh melalui pengamatan langsung dari objek wisata melalui pengisian checklist.
b.      Sumber Data Sekunder : Data yang diperoleh dari brosur atau iklan-iklan dan internet.
1.4.4 Instrumen data
       Instrumen studi yang digunakan dalam penelitian langsung di obyek wisata yaitu menggunakan checklist. Dengan Checklist ini kita bisa mengetahui bagaimana kondisi dan kualitas objek wisata tersebut.
1.4.5  Analis Data
       Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriftif yaitu dengan cara menguraikan data yang didapat dari lapangan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah:
1.         Wawancara : Pengumpulan data dengan cara mengadakan tanya jawab langsung dengan petugas atau karyawan yang diberikan wewenang untuk memberikan arahan atau data yang diperlukan ditempat objek wisata tersebut.
2.         Observasi : Pengumpulan data dengan mengadakan pengamatan secara langsung terhadap objek yang diteliti dan langsung mengelilingi objek wisata yang dikunjungi tersebut.

BAB II
GAMBARAN UMUM

2.1 Bali Bird Park
       Salah satu tempat wisata alam di Bali yang banyak dikunjungi  adalah Bali Bird Park. Bali Bird Park berlokasi di Jalan Serma Cok Ngurah Gambir, Desa Singapadu, Gianyar. Waktu tempuh perjalanan hanya 45 menit dari pusat keramaian. Bali Bird Park itu menyajikan bentuk wisata yang berbeda bagi para wisatawan, baik lokal maupun asing.
Objek wisata Bali Bird Park ini memiliki sekitar 1000 ekor satwa unggas dari 250 spesies, dengan luas 2,5 hektar, anda bisa melihat cara pengembangbiakan satwa unggas ini, dari mulai bertelur sampai menetas. Untuk kenangan anda berkunjung ke tempat rekreasi tersebut anda bisa berfoto bersama burung-burung cantik juga eksotik.
Wisatawan yang berkunjung setiap hari mencapai 300 – 400 orang. Apalagi saat musim liburan sekolah dan hari raya, wisatawan yang akan berkunjung akan semakin membludak. Pengunjung bisa melihat perkembangbiakan burung mulai dari bertelur hingga menetas, dan memberi makan burung burung yang indah mempesona. Wisata ini lebih bersifat ke dunia pendidikan bagi anak-anak. Mereka akan mengenal bagaimana menyayangi binatang, menjaga kelestarian alam, dan menjaga burung burung yang langka agar tidak punah habitatnya.Anak-anak sangat disarankan untuk mengunjungi Bali Bird Park karena sangat berguna untuk pendidikan bagi anak-anak. Pada gambar 2.1.1 dibawah ini menunjukkan peta menuju Bali Bird Park.
Sumber: www.googlemaps.com  , 2015
Gambar 2.1.1 ini menunjukkan peta menuju Bali Bird Park.
2.1.1 Letak Geografis
       Bali Bird Park merupakan sebuah objek wisata alam yang berupa tempat wisata yang sudah banyak dikenal oleh banyak wisatawan domestik maupun international yang terletak dikawasan desa Singapadu, Gianyar , Bali. Jarak Bali Bird Park dari kabupaten kecamatan sekitar 2,3 km, dari ibukota kabupaten 16 km, dari ibukota provinsi 12, dari bandara udara 26 km dan dari pelabuhan laut 38 km, adapun akomodasi terdekat dari objek wisata ini jaraknya sekitar 2 km. Secara administratif, objek wisata ini berbatasan dengan desa Lodtunduh disebelah utara, desa Penatih disebelah barat, desa Batubulan disebelah selatan, dan disebelah timur berbatasan dengan desa Sukawati. Ditinjau dari batas alamnya, di sebelah utaranya terdapat tanah kosong, di sebelah baratnya adalah pemukiman warga, dan disebelah timur dan selatan terdapat areal persawahan dan sungai. Pada gambar 2.1.1.1 ini menunjukkan pintu masuk Bali Bird Park.
Sumber: Hasil Observasi , 2015
Gambar 2.1.1.1 menunjukkan pintu masuk menuju Bali Bird Park.
1.1.2  Kondisi Fisik Alamiah
       Bali Bird Park memiliki ketinggian rata di atas permukaan laut sekitar 95 mDPL. Konfigurasi umum lahan disana adalah dataran dan jenis material tanah yang digunakan adalah gambut. Beberapa bagian memiliki ground cover berupa rumput, batu sikat, dan ada juga yang diaspal. Tempat ini memiliki temperature udara yang rata rata tahunannya berkisar 26oC sedangkan temperature udara pada maksimum tahunan adalah 29oC dan minimum tahunan berkisar 23oC. Curah hujan rata rata di objek wisata ini berkisar 2085 mm. Kondisi lingkungan di daerah ini baik dan kebersihan juga baik karena dijaga dan tertata dengan rapi oleh petugas kebersihan objek wisata Bali Bird park tersebut. Objek wisata ini memiliki bentang alam yang baik karena adanya pemeliharaan, namun visability nya agak sedikit terhalang karna banyak ada pepohonan. Tingkat kebisingan objek wisata ini tergolong sedang karena diseluruh kawasan objek ini terdapat banyak sekali ada burung dan hewan lain, sehingga suara suara hewan tersebut lah yang membuat tingkat kebisingan disini tidak begitu sunyi dan juga sedang ada perbaikan sehingga menimbulkan banyak suara, dilain hal rambu iklan di objek wisata ini bisa dibilang sedikit yang hanya berupa rambu iklan yang berisikan iklan iklan yang menjual/ promosi tentang Bali Bird Park dan juga rambu berupa pengumuman event-event. Di objek wisata ini tidak ada vandalisme. Ada pencemaran bau diobjek ini, yaitu berupa bau kotoran burung dan hewan lain nya diareal kandang hewan-hewan tersebut, ada juga pencemaran sampah yang berupa daun yang jatuh dari pohon, namun tidak ada pencemaran udara maupun pencemaran air.
2.1.3 Karakteristik Sosio-Ekonomi-Budaya
       Sebagian besar mata pencaharian penduduk di sekitar daerah ini adalah sebagai pegawai swasta dan pedagang dengan penghasilan utamanya adalah di dapatkan dari hasil pekerjaannya di Bali Bird Park dan juga mereka memiliki penghasilan sampingan yaitu didapatkan dari hasil menyewakan transportasi, menyewakan kamar/kos-kosan, dan membuka warung di dekat Bali Bird Park. Rata rata jenis mata pencaharian di daerah ini berhubungan dengan pariwisata.
2.1.4     Kondisi Prasarana Penunjang
       Untuk  prasarana di objek wisata Bali Bird Park ini bisa dikatakan cukup menunjang. Terbukti dengan adanya sumber daya air yang memadai yang bersumber dari air bawah tanah dengan kualitas air yang jernih dan tidak berbau. Sebagai alat penerangan dan alat alat elektronik penunjang kegiatan wisata di daerah ini, listriknya bersumber dari PLN dengan voltage 220 volt yang pendistribusiannya dilakukan dengan baik, ada juga generator yang digunakan saat terjadi nya gangguan listrik. Sistem komunikasi yang ada di daerah wisata ini juga cukup terjaga dengan adanya saluran telephone dan juga telegraf/fax, dan tersedia juga internet.
2.2     Bali Safari&Marine Park
       Bali Safari & Marine Park disebut juga dengan nama Taman Safari Bali. Objek wisata Taman Safari Bali ini menyediakan tempat bagi satwa liar di habitat aslinya, yang dibangun dengan perpaduan kebudayaan masyarakat Bali dan cocok untuk dikunjungi untuk segala usia. Saat berkunjung, anak-anak maupun org dewasa dapat menikmati beberapa pertunjukan antara lain, pertunjukan satwa dan pengetahuan tentang satwa di panggung Hanuman, atraksi gajah di kampung gajah yang terdapat museum gajah, wisata naik gajah, dan warung gajah.
Selain itu ada juga atraksi mandi gajah di taman Ganesha yang memiiki patung Ganesha setinggi 9 meter, merupakan pintu masuk menuju Bali Teater. Tempat permandian air suci juga terdapat disini yang disebut Tirta Sulasih. Berbagai barang kerajinan khas Bali dan aksesoris berbentuk binatang banyak dijual di areal pertokoan yang dikenal dengan nama Peken Bali.  Setiap hari diadakan kelas menari Bali dan memainkan alat musik gambelan Bali di Bale Banjar.
Jika ingin bermalam, wisatawan juga disediakan penginapan di Mara River Safari Lodge. Pada malam hari pengunjung dapat melihat satwa liar yang berkeliaran di habitatnya. Ada juga restoran yang menyediakan berbagai macam makanan dan minuman.
Fasilitas bermain juga terdapat dikawasan Fun Zone untuk anak-anak berusia maksimal 10 tahun. Arena bermain yang disediakan seperti Mary Go Round, Clumbing Car, Go Go Bouncer dengan tarif 10 ribu untuk sekali main. Pengunjung juga dapat menunggang unta dengan tarif 20 ribu, naik gajah keliling dengan tarif 100 ribu, memberi makan gajah, dan berfoto dengan satwa langka dengan membayar 20 ribu untuk satu kali foto. Pada gambar 2.2.1 dibawah ini menunjukkan salah satu wahana permainan yang ada di Fun Zone.
Sumber: Hasil Observasi, 2015
Pada gambar 2.2.1 menunjukkan salah satu wahana permainan yang ada di Fun Zone.
Taman Safari Bali ini dimiliki dan dikelola oleh Taman Safari Indonesia. Taman Safari Indonesia memang terkenal ahli dalam konservasi binatang dan terkenal dalam menyelenggarakan eksebisi serta pertunjukan binatang. Taman Safari Indonesia memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun dalam hal penyediaan wahana taman safari, pengalaman ini membuat Taman Safari Bali menjadi salah satu taman safari terbaik di Indonesia dan menjadi tempat wisata untuk anak di Bali dan liburan keluarga terbaik di pulau dewata.
Ada berbagai jenis satwa langka yang berasal dari 3 negara yaitu Indonesia, India dan Afrika. Terdiri dari 60 species dan 400 ekor satwa langka yang berasal dari Indonesia misalnya Jalak Putih, Burung Hantu, Tapir, Buaya, Babi Rusa dan Harimau Sumatra. Dari Negara India antara lain Rusa Tutul, Beruang Himalaya, Nilgai dan Black Buck. Satwa langka dari Afrika juga tidak ketinggalan seperti Kuda Nil, Burung Unta, Singa, Babbon, Zebra dan Blue Wildebeest.
Kawasan Bali Safari&Marine Park ini dibangun diatas areal seluas 40 hektar. Merupakan salah satu dari 3 kebun binatang yang ada di Indonesia. Terletak di tiga desa di Kabupaten Gianyar Bali. Yaitu Desa Lebih, Desa Serongga dan Desa Medahan. Jaraknya sekitar 1 jam dari bandara Ngurah Rai, dengan melintasi jalan By Pass Ngurah Rai dan By Pass Prof Ida Bagus Mantra. Lokasi dari Taman Safari Bali benar-benar strategis, mudah di akses dan sangat jarang terjadi kemacetan.
Selain sebagai daerah tujuan wisata menarik di Bali, Bali Safari Marine Park juga dijadikan tempat pengembangbiakan bagi satwa yang terancam punah. Harimau Putih dari India yang sangat langka sedang dicoba dikembangbiakkan agar terjaga keberadaannya.
2.2.1 Letak Geografis
       Taman Safari ini merupakan cabang ketiga yang ada di Indonesia, yang terletak di Jalan Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, Km.19,8 Gianyar, Bali dengan batas administrasi disebelah utaranya terdapat desa Serongga, disebelah barat berbatasan dengan desa Medahan, disebelah selatan nya berbatasan dengan desa Cucukan, dan disebelah timurnya yaitu desa Lebih. Sedangkan untuk batas alamnya di sebelah selatan terdapat pantai dan di sebelah utara, barat dan timur terdapat pemukiman warga saja. Objek wisata ini memiliki luas 40 Ha. Jarak nya dari ibukota kecamatan adalah 7 km, dari ibukota kabupaten 7,5 km, dari ibukota provinsi berkisar 25 km, dari bandara udara 32 km diukur dari Bandara Ngurah Rai dan dari pelabuhan laut 22 km diukur dari Pelabuhan Benoa, terdapat juga akomodasi terdekat jaraknya sekitar 0,5 km . Pada gambar 2.2.1.1 dibawah ini menunjukkan peta menuju Bali Safari&Marine Park.
Sumber: Brosur Bali Safari&Marine Park, 2015
Gambar 2.2.1.1 menunjukkan Peta menuju Bali Safari&Marine Park.
2.2.2     Kondisi Fisik Alamiah
       Ketinggian rata di atas permukaan laut adalah sekitar 97 mDPL, dengan konfigurasi umum lahan berupa dataran dan jenis material tanah yang digunakan berupa gambut. Tempat ini memiliki temperature udara yang rata rata tahunannya berkisar 30oC sedangkan temperature udara pada maksimum tahunan dan minimum tahunan berkisar antara 32 oC dan 27 oC. Curah hujan rata rata di objek wisata ini berkisar 1030 mm. Kondisi lingkungan dan kebersihan/sanitasi di wilayah wisata ini tidak begitu baik, karena ada kotoran hewan yang tersebar dibeberapa areal dekat tempat tinggal masing-masing hewan. Bentang alam nya pun tidak cukup baik. Visability nya terhalang ditutupi oleh pepohonan. Tingkat kebisingannya sedang karena ada banyak suara hewan yang ada disana dan juga suara yang berasal dari event-event. Terjadi pencemaan bau dilokasi ini tepatnya disekitar kandang gajah maupun tempat tinggal hewan lain nya. Objek wisata ini memiliki sedikit rambu iklan yang bertujuan untuk menginformasikan wisatawan tentang objek ini dan jadwal pertunjukkan. Tempat ini sangat terjaga dari vandalisme sehingga tidak ada vandalisme disini. Tidak ada pencemaran sampah maupun pencemaran air, namun terdapat pencemaran udara yang membawa bau bau kotoran hewan ke udara.
2.2.3  Karakteristik Sosio-Ekonomi-Budaya
       Sebagian besar masyarakat sekitarnya berprofesi sebagai pegawai di Bali Safari&Marine Park ini, namun banyak juga yang berprofesi sebagai pedagang dan petani yang memiliki penghasilan utama nya adalah padi.
2.2.4 Kondisi Prasarana Penunjang
       Sumber daya air untuk melengkapi kebutuhan air di Bali Safari&Marine Park yang bersumber dari PAM dengan kualitass air yang jernih dan memiliki rasa yang tawar dan tidak berbau. Sumber daya listrik yang digunakan bersumber dari PLN dengan voltage sebesar 220 volt dengan distribusi yang baik. Selain dari PLN listrik yang digunakan juga bersumber dari generator namun pemakaiannya hanya digunakan saat sumber daya listrik dari PLN padam. Sistem telekomunikasi yang ada di kawasan wisata ini berupa jaringan telepon, fax/telegraf, ada juga pos dan giro dan juga internet. 

BAB III
IDENTIFIKASI DAYA TARIK WISATA

3.1  Bali Bird Park
Pada gambar 3.1.1 dibawah menunjukkan mahasiswa yang sedang berfoto di depan kawasan burung Merak.
Sumber: Hasil Observasi , 2015
 

Pada gambar 3.1.1 menunjukkan mahasiswa yang sedang berfoto di depan kawasan burung Merak.
3.1.1        Atraksi Wisata
       Bali Bird Park adalah atraksi wisata sekaligus tempat penangkaran berbagai jenis spesies burung di Indonesia maupun mancanegara. Berdiri sejak Oktober 1995, kebun binatang ini memiliki luas sekitar 2 hektare dengan koleksi sekitar 1000 satwa jenis unggas yang berasal dari 250 spesies dan sejumlah besar adalah langka dan dilindungi, salah satunya adalah ikon Bali, Jalak Bali. Burung khas Papua yaitu Burung Cendrawasih, Burung Elang and Burung Rajawali, burung koleksi dari Amerika Selatan seperti Makaw dan Toucan, dan juga Burung Beo dan lainnya yang berasal dari Afrika.
Pemandangan dalamnya ditata menyerupai provinsi di Indonesia lengkap dengan hewan khas, tumbuhan, dan rumah adat seperi rumah Toraja, ada juga ruang untuk daerah lain seperti Sumatera, Borneo, Jawa, dan Amerika selatan. Terlihat pula dari dalamnya lapangan hijau di mana burung-burung berlarian dan beterbangan seperti Kakatua, dan beberapa lagi seperti burung pelican dan bangau berenang-renang atau berjalan mengitari kolam yang terletak di tengah-tengah taman.Tidak hanya itu, 2000 jenis tanaman tropis termasuk 50 jenis tanaman palem dengan keramaian kupu-kupu juga melengkapi taman burung ini.  Pengunjung taman burung berasal dari domestik dan non domestik; dengan Rusia sebanyak 30% dan Eropa, Asia, Australia, ditambah Indonesia sejumlah 40%.
Bali Bird Park memiliki program tersendiri di setiap harinya antara lain Bali Rainforest yang berisi petualangan menyaksikan aneka burung dari Indonesia beterbangan, Basic instinct yang menampilkan aksi burung pemangsa berburu mulai dari elang, falkon, dan burung hantu. Ditambah lagi wahana Guyu-guyu Corner di mana para pengunjung dengan bebas bersentuhan dengan para burung kakak tua untuk berfoto-foto, Feed the Lory, Papua Rain Forest Feeding, Meet the Birdstar di mana akan ditampilkan burung langka sejenis beo hitam bernama Kakatua Raja dan burung Julang Emas, Feed the Pelican, The Komodo Experience yaitu kumpulan reptil dari Asia Tenggara seperti Komodo, ular piton, dan berbagai macam spesies kadal, dan bioskop empat dimensi.
Tidak hanya menikmati keindahan dan bercengkrama dengan burung-burung, para pengunjung juga dapat melihat pengembangbiakkan burung-burung, saat para burung itu diberi makan, dan berfoto bersama dengan burung-burung yang dilepas bebas.
3.1.2        Aksesibilitas
Kelas jalan raya di Bali Bird park ini adalah kelas jalan Kabupaten dengan panjang jalan sekitar 9 km, dan lebar nya sekitar 7 km, dengan kualitas jalan yang baik. Kelas jalan aksesnya adalah perkotaan dengan panjang dan lebar jalannya adalah 6 km dan 8 km, dengan kualitas jalan yang baik. Terminal bus/taxi letaknya adalah diterminal Batu Bulan, dengan jarak sekitar 2 km. Tempat parkirnya memiliki luas sekitar 200 m2 , dapat menampung 60 bus, 10 mobil dan 20 motor dengan lapisan permukaan aspal dan kondisi yang baik. Jenis transportasi yang sering berkunjung adalah bus pariwisata dan juga kendaraan pribadi.
3.1.3        Fasilitas Wisata
       Bali Bird Park tidak menyedikan akomodasi namun menyediakan restoran dengan kapasitas 100 orang saja , ada 2 restoran yang terletak didalam areal Bali Bird Park dengan kondisi yang baik . Terdapat 1 toko cinderamata dengan kondisi yang baik terletak dibagian depan Bali Bird Park dekat dengan gate in. Terdapat 1 pintu yaitu di depan. Tidak lupa dengan toilet , terdapat 4 buah toilet yang tersebar di areal dengan kondisi bangunan yang baik dan kebersihan nya pun terjaga dengan sangat baik. Objek wisata ini tidak memiliki tempat penitipan barang namun menyediakan arena permainan anak. Selain itu Bali Bird Park juga memiliki pos PPPK dengan kelengkapan obat yang cukup lengkap dan kondisi bangunan yang baik dan juga kebersihan yang terjaga dengan baik. Objek ini memiliki 2 pos kesatuan keamanan yang terdapat didepan pintu masuk, tidak lupa juga dengan tempat beribadah yang disediakan adalah Pura dan Musholla.
3.1.4  Pengelola
       Status tanah adalah tanah swasta yang dikelola oleh 1 orang Indonesia dan 1 orang asing yang berasal dari Australia, yang digunakan untuk pariwisata.
3.1.5  Aktivitas Wisata
       Disini kita dapat menghabiskan waktu luang  dengan berkeliling menikmati
keindahan beraneka jenis burung yang terdapat di Bali Bird Park ini dan menikmati keindahan suara yang dihasilkan dari beraneka ragam jenis burung. Kita juga dapat menyaksikan bagaimana mereka hidup di habitatnya serta berada dekat dengan kehidupan burung yang termasuk langka di dunia. Jalur dan jembatan yang diukir melalui dedaunan lebat di mana hanya sinar matahari disaring berhasil menembus kanopi hijau. Beberapa titik pandang diposisikan secara strategis untuk menangkap sekilas burung terbang bebas seperti mereka mengikuti naluri kelangsungan hidup mereka mencari makan, bersarang dan kawin. Selain itu kita juga dapat menonton beberapa pertunjukkan burung dan juga menonton Avian 4D Theater, yang menceritakan tentang bagaimana kehidupan burung. Pada gambar 3.1.5.1 dibawah ini menunjukkan bagaimana kondisi di dalam ruangan teater 4D.
Sumber: Hasil Observasi , 2015
Pada gambar 3.1.5.1 menunjukkan bagaimana kondisi di dalam ruangan teater 4D.
3.2      Bali Safari&Marine Park
       Pada Gambar 3.2.1 dibawah menunjukkan suasana dalam areal Bali Safari&Marine Park.
Sumber: Hasil Observasi , 2015
Pada Gambar 3.2.1 dibawah menunjukkan suasana dalam areal Bali Safari&Marine Park.
3.2.1 Atraksi Wisata
       Banyak sekali terdapat atraksi wisata di objek ini yaitu kita bisa melihat keliling keliling bali safari ini dengan menggunakan bis khusus di Bali safari , disitu kita bisa melihat berbagai macam hewan hewan yang ada di Indonesia maupun di International. Selain itu juga dapat menyaksikan pertunjukkan Bali Agung yang sangat menakjubkan. Selain itu kita juga dapat menonton atraksi gajah, juga terdapat Fun Zone yaitu tempat bermain dengan berbagai wahana yang cukup menantang dan menguji adrenalin, dan masih banyak lagi atraksi wisata diobjek wisata ini. Pada gambar 3.2.1.1 dibawah ini menunjukkan bis khusus yang di miliki Bali Safari&Marine Park untuk berkeliling.
Pada gambar 3.2.1.1 ini menunjukkan bis khusus yang di miliki Bali Safari&Marine Park untuk berkeliling.
3.2.2 Aksesibilitas
       Kualitas jalan raya, jalan akses, jalan setapak nya memiliki kualitas yang baik. Terminal bus/taxi terletak di depan pintu masuk dengan jarak sekitar 0,5 km. Tempat parkir di Bali Safari&Marine Park memiliki luas sekitar 1000 m2 dan dapat menampung 30 bus , 200 mobil dan 300 motor dengan lapisan permukaan aspal dan kondisi yang baik.
3.2.3 Fasilitas Wisata
       Pihak pengelola dari Bali Safari&Marine Park ini menyediakan fasilitas yang memadai untuk menunjang kegiatan wisata ditempat tersebut. Bagi pengunjung yang merasa lapar setelah menikmati suasana dan lelah bermain wahana yang ada didalam areal, pengunjung dapat membeli makanan di restoran yang ada di dalam areal, keistimewaan restoran nya adalah sambil menikmati makanan , pengunjung juga dapat melihat hewan hewan yang ada di luar restoran secara langsung. Jika pengunjung ingin membeli oleh-oleh khas Bali Safari&Marine Park , pengunjung dapat membeli beberapa cinderamata di kios cinderamata yang disediakan, Bali Safari&Marine Park menyediakan 5 toko cinderamata yang tersebar luas di dalam areal. Selain itu bagi pengunjung yang ingin menginap ditempat tersebut juga bisa, karena sudah disediakan hotel didalam areal yang dengan fasilitas nya yang lengkap , kelebihan hotel disitu adalah pengunjung dapat dimanjakan dengan melihat berbagai hewan di seberang hotel secara langsung. Toilet yang disediakan disini ada 7 buah toilet yang tersebar luas didalam areal. Bagi pengunjung yang membawa anak dan anaknya ingin bermain , disini juga menyediakan tempat permainan anak. Selain itu juga disediakan pos PPPK dengan kelengkapan obat yang baik atau bisa dibilang lengkap dengan kebersihan yang terjaga baik.
3.2.4 Pengelola
       Bali Safari&Marine Park dikelola oleh pihak swasta yang bekerja sama dengan BKSDA.
3.2.5 Aktivitas Wisata
       Aktivitas yang dapat dilakukan di dalam objek wisata ini pengunjung dapat menikmati beberapa pertunjukan antara lain, pertunjukan satwa dan pengetahuan tentang satwa di panggung Hanuman, atraksi gajah di kampung gajah yang terdapat di museum gajah, wisata naik gajah, aktivitas lain nya yang dapat dilakukan adalah bermain dikawasan Fun Zone untuk anak-anak berusia maksimal 10 tahun. Arena bermain yang disediakan seperti Mary Go Round, Clumbing Car, Go Go Bouncer dengan tarif 10 ribu untuk sekali main. Pengunjung juga dapat menunggang unta dengan tarif 20 ribu, naik gajah keliling dengan tarif 100 ribu, memberi makan gajah, dan berfoto dengan satwa langka dengan membayar 20 ribu untuk satu kali foto.

BAB IV
PENUTUP

4.1  Simpulan

       Bali Bird Park adalah salah satu tempat wisata alam di Bali yang banyak dikunjungi  adalah Taman Burung Bali di Singapadu, Gianyar. Taman Burung Bali atau Bali Bird Park berlokasi di Jalan Serma Cok Ngurah Gambir, Desa Singapadu, Gianyar. Objek wisata Bali Bird Park ini memiliki sekitar 1000 ekor satwa unggas dari 250 spesies, dengan luas 2,5 hektar. Untuk kenangan anda berkunjung ke tempat rekreasi tersebut anda bisa berfoto bersama burung-burung cantik juga eksotik.
4.1.2 Bali Safari&Marine Park
       Bali Safari&Marine Park merupakan Taman Safari yang terkenal ahli dalam konservasi binatang dan terkenal dalam menyelenggarakan eksebisi serta pertunjukan binatang.
4.2 Saran
       Bali Bird Park adalah objek wisata yang sudah banyak dikenal oleh banyak orang diluar sana, maka dari itu kita harus tetap menjaga keindahan dan kebersihan nya agar tetap menjadi objek wisata yang tetap banyak menerima wisatawan.
4.2.2  Bali Safari&Marine Park 
       Bali Safari&Marine Park sudah memiliki tingkat keamanan yang baik, namun perlu diingat didalam Fun Zone setiap water slide yang ada perlu tetap dijaga dan diamati apakah masih layak untuk digunakan atau tidak karena setiap water slide mungkin saja bisa terjadi kerusakan kerusakan kecil yang tidak disadari sehingga menimbulkan hal hal yang membahayakan bagi pengunjung.


DAFTAR PUSTAKA

Brosur Bali Bird Park
Brosur Bali Safari&Marine Park
Informasi hasil wawancara



Tidak ada komentar:

Posting Komentar